Senin, 24 Februari 2014

Osteoarthritis dan Osteoporosis

Osteoarthritis

Osteoartritis (OA, dikenal juga sebagai artritis degeneratif, penyakit degeneratif sendi), adalah kondisi di mana sendi terasa nyeri akibat inflamasi ringan yang timbul karena gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi. Pada sendi, suatu jaringan tulang rawan yang biasa disebut dengan nama kartilago biasanya menutup ujung-ujung tulang penyusun sendi. Suatu lapisan cairan yang disebut cairan sinovial terletak di antara tulang-tulang tersebut dan bertindak sebagai bahan pelumas yang mencegah ujung-ujung tulang tersebut bergesekan dan saling mengikis satu sama lain.

Pada kondisi kekurangan cairan sinovial lapisan kartilago yang menutup ujung tulang akan bergesekan satu sama lain. Gesekan tersebut akan membuat lapisan tersebut semakin tipis dan pada akhirnya akan menimbulkan rasa nyeri. (dari Wikipedia)


Osteoporosis

Osteoporosis adalah penyakit tulang yang mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat akhirnya menimbulkan kerapuhan tulang.



Bisakah terapi stemcell dengan Laminine mengatasi masalah Osteoarthritis dan Osteoporosis? 
Jawabannya lihat kesaksian berikut.


*********

Ibu saya, Hj. Masdelima Parinduri, di Medan menderita Osteoarthritis. Setiap 6 bulan sekali harus injeksi intraart. Alhamdulillah, baru 2 hari konsumsi Laminine, ada response yang bagus.

Dr Zilliyaddein Rangkuti, SpOG
Pekanbaru


*********

Alhamdulillah, ibunda dari bpk Ari Susanto sekarang sudah bisa berjalan setelah mengkonsumsi Laminine kurang lebih satu bulan. Hasil pemeriksaan darah juga bagus. Sebelumnya beliau tidak bisa berjalan tanpa alat bantu, karena menderita osteoporosis. Hasil pemeriksaan darah sebelum konsumsi laminine juga tidak bagus.

*********

Minggu, 27 Oktober 2013

Beranda

Sejak awal tahun 1970-an, para ilmuan dunia kedokteran fokus dalam penelitian STEMCELL. STEMCELL atau Sel Induk atau Sel Punca adalah sel-sel ibu yang memiliki potensi untuk menjadi semua jenis sel dalam tubuh. Salah satu karakteristik utama dari sel induk adalah kemampuan mereka untuk memperbaharui diri atau memperbanyak sambil mempertahankan potensi untuk berkembang menjadi jenis sel. Stem sel dapat menjadi sel-sel darah, jantung, tulang, kulit, otot, otak dll. Ada berbagai sumber sel induk tetapi semua jenis sel induk memiliki kapasitas yang sama untuk berkembang menjadi beberapa jenis sel. Sel inilah yang menjadikan sel Awal terbentuknya Kehidupan Makhluk Hidup. Penemuan mutakhir ini merupakan Terobosan Terbaru di Dunia Medis. 



Feng Qi Rong, dokter sekaligus peneliti sel punca dari Modern Hospital Guang Zhou China menyatakan penggunaan sel punca sudah mulai populer, terutama untuk kecantikan dan pengobatan. Menurutnya, sel punca dapat menjadi solusi bagi berbagai jenis penyakit, antara lain diabetes, penyakit liver, saraf, autoimun, ginjal, kulit, jantung, hingga melawan penuaan dan menurunkan berat badan.